Our social:

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2013

PRO KONTRA KLONING

SEJARAH KLONING
Pada1995 suatu kelompok ilmuwan di Roslin Institute Edinburgh  sedang mencari suatu cara untuk memodifikasi binatang ternak.  Satu tahun sebelum kelahiran Dolly, mereka menemukan itu. Mereka melakukan cloning Megan dan Morag dari embrio, mereka tumbuh dan berkembang selama beberapa minggu di dalam laboratorium. Diluar dugaan, terobosan ini tidak membuat media tertarik

Domba itu bernama Dolly
Dolly hadir di dunia pada 5 Juli 1996. Tujuh bulan setelah itu, Dolly baru dipublikasikan dan menjadi salah satu terobosan yang paling signifikan yang terjadi dalan dunia ilmiah.
Saat itu Griffin membela hasil ciptaan institutnya itu dan menyatakan bahwa penelitian atasnya dapat membantu untuk menghasilkan berbagai perlakuan baru terhadap sejumlah penyakit.

Mereka menduplikasinya
Dr. Ianwilmut dan rekan-rekannya di Institut Roslin yang melakukan penelitian dengan teknik duplikasi domba dengan cara non seksual yang menghasilkan dombadollyitu merupakan terobosan besar dalam dunia biologi.
Dalam kloning terhadap organisasi tingkat tinggi seperti hewan dan manusia dibuat dari sebutir inti sel dewasa yaitu dari sel-sel kelenjar payudara (sel kambing) dewasa, yang melalui proses sebagai berikut :
  1. Sel diambil dari organ susu, lalu di tempatkan kedalam cawan petri dengan konsentrasi rendah. Karena mengandung sedikit makanan, maka setelah beberapakali sel berhenti membelah, dan sel berada dalam keadaan tertidur, mirip dengan keadaan sewaktu inti sel sperma bergabung dengan inti sel telur setelah pembuahan
  2. Sebuah sel yang belum di buahi di ambil dari jenis sel lain inti sel beserta DNA-nya disedot keluar sehingga yang tersisa hanyalah sebuah sel telur kosong tanpa nukleus namun tanpa memiliki segala perlengkapan sel telur yang di perlukan untuk menghasilkan sebuah janin.
  3. Sel pertama dalam sel kedua yang telah kosong di dempetkan dengan pulsa listrik tersebut dikejutkan dan bergabung menjadi satu.
  4. Kejutan  kedua diberikan yang bertindak sebagai hentakan energi yang terjadi dalam pembuahan  yang memicu terjadinya pembelahan sel.
  5. Enam hari kemudian, emberio dari pembelahan sel itu di tanam kedalam induk rahim ketiga. setelah masa kehamilan, induk ketiga akhirnya melahirkan bayi kloning yang secara identik dengan induk yang menjadi donor DNA.
 
Bagaimanakah sudut Pandang Islam Terhadap Kloning ?
Apabila kiat mencermati, awal sampai akhir proses kloning, tentu hal ini akan menimbulkan problem yang sangat besar ketika kloning diterapkan pada manusia,walaupun di sisi lain juga ada beberapa manfaat.
Seperti yang kita ketahui manusia sebagai makhluk biologis maka laki-laki memerlukan perempuan ataupun sebaliknya.
Disamping itu proses perkembangan manusia pertama-tama diatur perkawinan yang sah menurut Islam. Dan perkawinan adalah suatu ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami isteri berdasarkan hukum (UU), hukum agama atau adat istiadat yang berlaku sebagaimana sunnatullah.


Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan)dalam tempat yang kokoh (rahim)
Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging,dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang,lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging.Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang berbentuk lain.Maka maha sucilah Allah,Pencipta yang paling baik (Q.S: al Mukminun 13-14)

Ayat ini mengisyaratkan unsur manusia ada tiga yaitu; unsur jasad (jasadiyah), unsur nyawa (nafs), dan Unsur ruh (ruh). Adapun dalam pertimbangan ini manusia mengetahui proses terjadinya manusia,oleh karenanya untuk mengetahui keafsahan kloning dalam Islam harus dikaitkan dengan dua pertimbangan selanjutnya, yaitu pertimbangan moral dan hukum. Selain itu adanya hubungan nasab keturunan yang akan dipertanyakan pada anak hasil kloning ketika dewasa.

Pendapat Para Ulama

Quraish Shihab
Bahwa Islam tidak pernah memisahkan ketetapan-ketetapan hukumnya dari moral sehingga dalam kasus kloning walaupun dalam segi aqidah tidak melanggar wilayah qodrat Illahi, namun karena dari moral teknologi kloning dapat mengantar kepada perpecahan manusia karena larangan lahir dari aspek ini.

Munawar Ahmad Anas
bahwa paradigma al-Qur’an menolak kloning seluruh siklus kehidupan mulai dari kehidupan hingga kematian, adalah tindakan Illahiyah. Manusia adalah agen yang diberi amanah oleh Tuhan, karena itu penggandaan manusia semata-mata tak di perlukan (suatu tindakan yang mubadzir).

Abdul Aziz Sachedia (Amerika)
teknologi kloning hanya akan meruntuhkan institusi perkawinan”

KH Ali Yafie ,
Ada dua ayat Al-Qur'an yang memberikan isyarat. Yaitu, manusia adalah  makhluk yang diberikan kehormatan tersendiri, untuk menjadi khalifah.  Dalam surah al-Isra ayat 70 dijelaskan: walaqad karamna bani adam .  Artinya, Allah memberikan kehormatan kepada manusia. Nilai kemanusiaan  itu harus dipelihara, sejalan dengan surah at-Thien: laqad khalaqnal  insaana fi ahsani taqwiem . Kemudian digambarkan nilai kemanusiaan itu  bila terkena degradasi: summa radadnahu asfala safilin . Nah, kalau  kloning itu mau dicoba untuk membiakkan manusia, itu bertentangan dengan ayat tersebut.

Dr Amin  Abdullah (Ketua Majelis Tarjih Muhammadiyah )
-        Beliau menganjurkan umat Islam agar dalam melihat persoalan jangan sepotong-sepotong.
-        "Jangan semua perkembangan iptek cuma untuk dicela dan dicegah,"
-        Menurut beliau, Al-Qur'an sering mengisyaratkan manusia akan tanda-tanda keagungan Tuhan. Dan teknologi kloning, menurutnya, merupakan salah satu tanda keagungan Tuhan yang diberikan kepada manusia. "Saya percaya ada hikmah yang besar terkandung di dalam kloning, walaupun saya sendiri belum tahu hikmah apa itu," jelas Amin menambahkan.
-         
Tim bahsul masa’il Nahdhatul Ulama’
      Pemanfaatan teknologi pada tanaman diperbolehkan, karena hajat manusia untuk kemaslahatannya. Kloning gen pada hewan di perbolehkan dengan catatan; dengan hewan yang halal di makan, tidak menimbulkan takdzib (penyiksaan), tidak melakukan penyilangan antar hewan yang haram dengan yang halal
      Adapun kloning pada gen manusia menurut etika dan hukum agama tidak dibenarkan (haram) serta harus dicegah sedini mungkin. Hal ini karena akan menimbulkan masalah baru dan madharat yang lebih besar.

Fatwa yang sama diputuskan oleh MUI, pada Munas VI (25-29 Juli 2000) menetapkan
      hukum cloning terhadap manusia, dengan cara bagaimana pun yang berakibat pada pelipatgandaan manusia hukumnya adalah haram. Bahkan, dalam fatwa MUI tersebut mewajibkan kepada semua pihak yang terkait untuk tidak melakukan atau mengizinkan eksperimen atau praktik cloning terhadap manusia

Berikut ini beberapa manfaat kloning, khusus dalam bidang medis. Beberapa diantara keuntungan terapeutik dari teknologi kloning adalah sebagai berikut:
1.       Kloning manusia memungkinkan banyak pasangan tidak subur untuk mendapatkan anak.
2.       Organ manusia dapat dikloning secara selektif untuk dapat dimanfaatkan sebagai organ pengganti bagi pemilik sel organ itu sendiri, sehingga dapat meminimalisir resiko penolakan.
3.       Sel-sel dapat dikloning dan diregenerasi untuk menggantikan jaringan-jaringan tubuh yang rusak, contohnya urat saraf serta jaringan otot.
4.       Teknologi kloninng memungkinkan para ilmuan medis untuk menghidupkan dan mematikan sel-sel, dengan demikian teknologi dapat digunakan untuk mengatasi kanker.
5.       Teknologi kloning memungkinkan dilakukannya pengujian dan penyembuhan penyakit-penyakit keturunan.

FAKTA-FAKTA UNIK TENTANG KLONING
  1. Mulai muncul ke permukaan dari Roslin Institute dekat Edinburg tahun 1996
  2. Diambil dari nama Dolly Parton yaitu seorang penyanyi wanita dari Amerika Serikat
  3. Sel Dolly diambil dari kelenjar susu domba induk
  4. Berumur pendek karena memaksakan DNA dewasa kepada anak domba yang baru lahir
  5. Butuh percobaan sebanyak 277 kali hingga berhasil
  6. Sel-sel cepat menua hingga domba meninggal karena kekebalan tubuh yang rendah dalam laporan meninggal karena penyakit paru-paru
  7. Maslahat yang didapat adalah para ilmuwan sedang meneliti sel-sel organ tubuh yang perlu untuk dikloning seperti jantung atau ginjal
  8. Sebenarnya ada 6 binatang lagi yang telah berhasil dikloning selain domba dolly yaitu tikus yang bernama Cumulina (Hawai, 1998), Gaur bernama Noah (Iowa, 2001), Kucing bernama Carbon Copy (2001), dan Sapi yang bernama Vandyk-K Integ Paradise 2 (Inggris), Babi (Byrne, 2002), Kambing (Baguisi, 2000)
  9. Hingga sekarang masih kontroversial, di Amerika sendiri terjadi penolakan bahkan dari kalangan awam dengan berbagai alasan
  10. Menginspirasi para sutradara film membuat cerita fiksi ilmiah tentang cloning yang banyak dirilis terutama Holywood
Hasil dari Resolusi Akademi Fikih Islam tentang Kloning Manusia X Jeddah, 1418H/1997M menetapkan bahwa:
1. Kloning manusia dilarang keras
2. Bila No. 1 dilanggar harus ditinjau berdasarkan syariat
3. Semua manipulasi diluar ikatan perkawinan adalah tidak sah
4. Boleh melakukan rekayasa genetika dengan syariat yang mendukung kemaslahatan
5. Kepada negara-negara berpenduduk Islam dihimbau untuk mengeluarkan peraturan terkait untuk mencegah lembaga penelitian asing yang tidak sesuai syariat
6. Akademi Fikih Islam bekerjasama dengan Organisasi Medis Islam, menggalakkan kegiatan pertemuan/seminar untuk penegasan masalah syariat
7. Seruan untuk pembentukan komite khusus yang terdiri dari para ilmuwan berkompeten dibidangnya untuk melahirkan sebuah pedoman untuk negara-negara Islam dalam riset dan teknologi
8. Membentuk dan membiayai riset mandiri agar terhindar dari ketergantungan penemuan pihak luar yang bertentangan syariat
9. Menghimbau media agar berperan aktif dalam memberitakan informasi yang benar tentang Islam

Kunsantri Nurrobbbi, MD
Dapat direvisi kemudian

Jumat, 30 Agustus 2013

DIBALIK KESAKTIAN TAWAS



Tawas merupakan kristal yang dewasa ini makin sering digunakan terutama untuk menjernihkan air. Namun tahukah anda bahwa makin banyak tawas yang dipergunakan tidak semestinya. Celakanya senyawa serbaguna ini digunakan pula untuk bahan makanan.
Dengan struktur dasar Alumunium Sulfat (Al2(SO4)3 kesaktian tawas sudah tidak diragukan lagi dalam menjernihkan air. Apalagi dalam bidang kosmetik hampir setiap hari menghiasi ketiak khususnya para wanita untuk menghilangkan bau badan. Dan memang sepanjang hari dapat bertahan sedemikian rupa hingga bau badan itu dapat tertutupi dengannya.Orang-orang menyebut benda sakti itu deodorant.

Namun disamping manfaatnya penggunaan yang salah dapat menyebabkan ketidakstabilan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam kesehatan itu sendiri. Masya Allah dalam industri yang melanggar peraturan dari badan pengawas obat dan makanan Indonesia, mereka mencampurkannya dalam berbagai produk makanan seperti ikan kemasan, bakso, empek-empek, bihun, krupuk, tahu, hingga buah-buahan. Jika tertelan dalam kadar tertentu,  jumlah aluminium yang berlebih dan tidak stabil menyebabkan terjadinya keradangan pada membrane sel dan menghasilkan ROS (Radikal Oxygen Species).  

Berikut data-data yang berhasil dihimpun :
A.      KEMATIAN
Kejadian kasus fatal kematian dapat dilihat pada peristiwa berikut ini sebagai pelajaran berharga ;
1.       Kandungan  alumunium (Al) pada tawas yang masuk ke dalam tubuh akan menyebabkan iritasi saluran cerna dan menurunkan fungsi paru (Haribi dan Yusrin 2005).
2.       Beberapa kematian telah dilaporkan setelah terjadi paparan aluminium logam berbentuk bubuk halus yang digunakan dalam cat, bahan peledak, dan kembang api. Sebelum meninggal, para pekerja yang diteliti  dari total 27 pekerja diperiksa di pabrik ini menunjukkan gangguan pernapasan dan rontgen dada menunjukkan tanda-tanda paru fibrosis interstitial nodular. (Mitchell et al 1961.)
3.       Analisis kimia menunjukkan bahwa debu tersebut menjadi 81% logam alumunium dan 17% berbagai oksida dan hidroksida aluminium. Menambah jumlah laporan kasus kematian pekerja yang terpapar bubuk serpihan aluminium (McLaughlin et al. 1962)
4.       Kasus lain yang menyebabkan kematian serupa dilaporkan seperti; las asap (Hull dan Abraham 2002), atau asap smelter (Gilks ​​dan Churg 1987)

B.      PERCOBAAN YANG BERKAITAN DENGAN KEMATIAN HEWAN

                Tidak ada studi yang mengevaluasi terletak kematian dari paparan inhalasi durasi menengah pada hewan untuk aluminium atau senyawanya. Dari uji coba yang dilakukan pada hewan, tidak ada yang menunjukkan kematian akibat paparan inhalasi ke aluminium atau senyawanya. Misalnya, tidak ada kematian yang dilaporkan menyusul akut eksposur 4 jam untuk sampai dengan 1.000 mg Al/m3 sebagai aluminium oksida dalam kelompok laki-laki 12-18 Fischer 344 tikus (Thomson et al. 1986) atau paparan kronis berikut untuk 2,18-2,45 mg Al/m3 sebagai serat alumina selama 86 minggu dalam kelompok 50 pria dan wanita tikus Wistar (Pigott et al. 1981).

C.      EFEK SISTEMIK
                Tidak ada studi yang menunjukkan efek cepat  dari pencernaan, kulit, atau tubuh, efek berat pada manusia atau efek metabolik pada hewan setelah paparan inhalasi dalam durasi akut berbagai bentuk senyawa aluminium. Kesimpulannya tentu saja efek yang ditimbulkannya adalah berangsur-angsur, perlahan-lahan, namun mematikan setelah paparan itu tinggi dalam tubuh.

-          Respirasi
                Banyak sekali jika melihat penelitian sebelumnya. Diambil contoh adalah salah satu penelitian dari  sejumlah studi telah meneliti potensi aluminium udara untuk menginduksi efek pernapasan pada pekerja yang terpapar. Paparan asap dan debu aluminium terjadi pada potrooms mana logam aluminium panas pulih dari bijih, pengecoran adonan aluminium mencair dan dituangkan ke dalam cetakan, dalam operasi pengelasan, dan produksi dan penggunaan bubuk halus aluminium. Karena para pekerja juga terkena sejumlah bahan kimia beracun lainnya seperti sulfur dioksida, hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH), karbon monoksida, hidrogen fluorida, dan klorin, sulit untuk menganggap efek pernapasan aluminium. Mengi (Wheezing), dyspnea, dan atau gangguan fungsi paru-paru telah diamati pada pekerja potroom (Bast-Pettersen et al 1994;. Chan-Yeung et al 1983;. Radon et al 1999;.. Simonsson et al 1985), pengecoran pekerja (Al-Masalkhi dan Walton 1994;. Burge et al, 2000; . Halatek et al 2006), pekerja yang terpapar debu aluminium halus (termasuk penggiling) (Jederlinic et al 1990;. Korogiannos et al 1998;. Miller et al 1984b), sebuah lukisan semprot pekerja dengan cat aluminium (Bost dan Newman 1993. ), dan tukang las (Abbate et al 2003;. Herbert et al 1982;. Hull dan Abraham 2002;. Vandenplas et al, 1998), meskipun penelitian lain tidak menemukan efek yang signifikan (Musk et al, 2000).. Asma kerja telah dilaporkan pada pekerja potroom aluminium (seperti ditinjau oleh Abramson dkk tahun 1989 dan Kilburn 1998.), Ada beberapa perdebatan apakah asma berhubungan dengan paparan iritasi pernapasan, seperti hidrogen fluorida dan klorin, atau karena paparan aluminium . Laporan kasus memberikan bukti sugestif bahwa paparan kronis aluminium dapat menyebabkan asma kerja. Sebuah reaksi asma diamati mengikuti tes provokasi bronkial sebuah pengecoran aluminium pekerja (Burge et al. 2000) dan seorang tukang las aluminium (Vandenplas et al. 1998).

Fibrosis paru adalah efek pernapasan yang paling sering dilaporkan diamati pada pekerja yang terpapar debu aluminium halus (pyropowder), alumina (aluminium oksida), atau bauksit. Namun, laporan yang saling bertentangan yang tersedia pada potensi fibrogenic aluminium. Dalam beberapa kasus, fibrosis ini disebabkan seiring paparan bahan kimia lainnya. Misalnya, fibrosis paru telah diamati pada sejumlah pekerja bauksit atau pekerja potroom (De Vuyst et al 1986,. Gaffuri et al, 1985;. Gilks ​​dan Churg 1987; Jederlinic et al 1990;. Jephcott tahun 1948, Musk et al 1980. , Riddell 1948, Shaver 1948, Shaver dan Riddell 1947); para pekerja ini, sangat mungkin bahwa ada paparan simultan untuk silika dan bahwa yang terakhir adalah agen penyebab daripada aluminium. Beberapa kasus awal fibrosis paru dilaporkan pada pekerja mesiu Jerman terkena pyropowder (Goralewski 1947).

Laporan kasus fibrosis pada pekerja yang terpapar aluminium digiling halus juga telah dilaporkan oleh Edling (1961), McLaughlin et al. (1962), Mitchell et al. (1961), dan Ueda et al. (1958). Namun, penelitian lain tidak menemukan bukti radiologis fibrosis paru pada pekerja yang terpapar alumina (Meiklejohn dan Posner 1957, Posner dan Kennedy 1967) atau aluminium bubuk halus (Crombie et al 1944.). Hal ini diyakini bahwa hasil penelitian yang bertentangan adalah karena perbedaan pelumas yang digunakan untuk menghambat oksidasi permukaan selama penggilingan (dinman 1987). Asam stearat adalah pelumas yang paling umum digunakan dalam industri aluminium, asam stearat menggabungkan dengan aluminium untuk membentuk aluminium stearat. Paparan stearat aluminium tidak muncul untuk menjadi fibrogenic kepada pekerja (Crombie et al 1944;. Meiklejohn dan Posner 1957, Posner dan Kennedy 1967). Sebaliknya, penggunaan sebelumnya dan sekarang dihentikan dari nonpolar alifatik minyak pelumas, seperti minyak mineral, telah dikaitkan dengan fibrosis (Edling 1961; McLaughlin et al 1962;. Mitchell et al 1961;.. Ueda et al 1958). Fibrosis paru juga telah diamati di busur tukang las aluminium (Vallyathan et al. 1982), seorang pekerja produksi aluminium terkena asap aluminium oksida (Al-Masalkhi dan Walton 1994), dan pekerja dalam industri aluminium yang tidak ditentukan (Akira 1995). Ada juga beberapa bukti yang menunjukkan aluminium-induced pneumokoniosis (Hull dan Abraham 2002; Korogiannos et al 1998;.. Kraus et al, 2000), paru alveolar proteinosis (. Miller et al 1984b), pneumonia interstitial (. Herbert et al 1982), dan granuloma (Cai et al 2007;. Chen et al 1978;.. De Vuyst et al 1987), namun laporan-laporan ini didasarkan pada sejumlah kecil kasus, yang membatasi interpretasi mereka.
BERSAMBUNG …

Dan masih banyak lagi laporan-laporan yang ada di jurnal kesehatan dunia tentang tawas ini. Namun jika dilakukan pembahasan semua dapat tidak tertidur hingga berhari-hari. Sehingga singkatnya kita manfaatkanlah tawas ini dengan manfaat yang sebenar-benarnya untuk kemaslahatan.

Bagaimana dengan tawas pada PDAM air minum ? Berbahayakah ?



Mengenai pertanyaan ini jawabannya adalah tidak berbahaya. Mengapa ? Karena air pada pipa ledeng resmi dari PDAM telah mengalami uji ambang batas yang ketat dan terprogram sehingga aman bagi manusia. Hanya saja untuk tips penggunaannya sebaiknya setiap rumah tangga hendaknya memiliki tempat penampungan air sementara yang berbahan selain logam (bukan drum berbahan logam) untuk menyimpan air PDAM sementara sehingga endapan air tidak tercampur dengan air diatasnya.

Untuk para produsen makanan hendaknya  segera bertaubat untuk tidak menggunakan senyawa berbahaya ini karena ancaman azabnya sangat berat.


مَّا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللّهِ وَمَا أَصَابَكَ مِن سَيِّئَةٍ فَمِن نَّفْسِكَ
 “Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.” (QS. An Nisaa : 79)





Kunsantri Nurrobbbi, MD
Dapat direvisi kemudian