Our social:

Jumat, 22 Maret 2013

Kemotherapy untuk kanker payudara

Systemic Therapy For Breast Cancer. Yang dapat diberikan sistemik terapi harus memiliki syarat yang banyak seperti malignant. Sebisa mungkin diberikan sitostastika untuk standar dari kemoterapi. Untuk hasil yang negatif apabila lebih dari 24 jam dapat mengacaukn diagnosis. Tidak cukup dengan kemoterapi atau sitostatika yang harus dipelajari namun harus mengetahui indikasi untuk apa dilakukan kemoterapi. Untuk neoadjuvant setting. Pada kasus stadium III dapat dialkukan neoadjuvant untuk operasi. Pilihan untuk neoadjuvant. Untuk prevensi neoadjuvant yang dapat dilakukan untuk sesuatu yang baik dimanajemenkan.

Dengan penjadwalan tertentu agar mematikan sel canceryang digunakan untuk high aggressif dengan taxane atau alkaloid hingga yang ringan. Tujuan untuk dilakukan kemoterapi untuk neoadjuvant sehingga dapat mengurangi resiko metastase. Apabila dilakukan mastektomi dapat cepat sekali metastase terjadi dengan cepat. Pada stadium IV hanya paliatif yang dapat dilakukan. Dapat pula dilakukan dengan obat hormonal untuk supportif.

Menyimak apa yang disampaikan oleh DR. dr. Eddy H. Tanggo, Sp.B (K) Onk, FINACS dari Surabaya (23/03/13). Untuk NCCN guidline dapat dilakukan kemoterapi. Hanya dibawah 1 cm. Bila dilakukan adjuvant berdasarkan NSABP. Menurut regiment tergantung tempatnya sepeti CMF yang berdasarkan (EBCTCG) masih ada tempatnya untuk pengobatan ini. CMF juga berguna untuk orang-orang usia lanjut.

Tips regimen: bila diberi Doxorubicin 6 siklus dengan (400-450mg/m2 jangan lebih tinggi dari ini untuk keamanan. Memilih obat yang efektif untuk neoadjuvant. Bila mengikuti guidline perlu untuk dilakukan neoadjuvant dengan panduan kapan harus dilakukan.  Nodul harus dicari apabila lebih dari 4 harus dilakukan kemoterapi. Anjuran untuk membaca guideline dari NCCN.
 Kunsantri Nurrobbbi, dr. M.HI 
Dapat direvisi kemudian 
Maret 2013

0 Komentar Anda: