Our social:

Jumat, 22 Maret 2013

Penatalaksanaan Clinical Previlage Dokter Spesialis Bedah Umum di Rumah Sakit Indonesia

 
Disampaikan oleh DR. dr. Stutoto, M.Kes.



Pada tahun-tahun mendatang dimana seluruh Indonesia memiliki asuransi BJPS.  Bila pasien seluruh Indonesia yang hanya mendapatkan full BPJS atau dengan membayar asuransi swasta. Para ahli di Medical Istitute. Indonesia menjadi kekuatan ekonomi no. 16 di dunia. Ada 45 juta penduduk Indonesia yang memiliki kemampuan diatas BPJS. Kelas menengah keatas menjadi 135 juta penduduk yang memiliki kemammpuan menengah keatas.

Optimisme harus ditanamkan. Sejak 2012 standar akreditasi diperbrui yang mengacu pada standar Internasional. Ada sebuah survei yang dilakukan ketika pasien ke luar negeri ternyata akses yang dipermudah. Sarana transportasi menuju ke pusat kesehatan mudah. Sebagai contoh adalah kerjasama antara travel dengan Rumah Sakit.

Orientasi pada provider yang memiliki standar akreditasi yang berfokus pada pasien. Kelompok standar berfokus pada pasien yang pertama adalah akses ke palayanan dan kontinuitas pelayanan (APK), Hak Pasien dan Keluarga (HPK). Perlunya kerjasama dengan pihak luar seperti akses yang mudah. Kelamahan yang terjadi kontinuitas pelayanan atau kontinuitas pelayanan.

Hak pasien dan keluarga menjadi keprihatinan bersama sehingga hak pasien dan keluarga belum disosialisasikan sehingga memiliki pemahaman yang berbeda. Kesalahan komunikasi-komunikasi yang terjadi sehingga menjadikan kekeliruan yang menyebabkan tuntutan hukum yang tidak semestinya. Sejak awal harus memiliki koridor pemahaman dimana harus menjelaskan ke pada siapa saja. Inform consent memiliki dua bagian yaitu informasi yang menerima atau menolak tindakan. Sebaiknya mendapatkan dua kali yang pertama tentang pemahaman,  dan yang kedua adalah persetujuan. Untuk hal-hal khusus seperti anastesi sehaurnya memiliki form sendiri.  Rumah Sakit harus memiliki penjelasan tertulis yang memiliki bahasa yang sesuai dengan bahasa pasien.
Cara menulis resep juga hendaknya diperbaiki. Tulisan resep yang tidak terbaca karena medication error. Dokter harus menulis jelas dan lengkap. Menulis resep seharusnya kita perbaikan agar tidak terjadi medication error. Sebelum menulis harus mengetahui alergi terhadap obat atau tidak. Alergi obat yang menjadi kejadian yang tidak diinginkan. Akreditasi baru inilah yang terus diperhatikan.  Standar obat-obatan.
Memastikan kualitas verifikasi untuk menetapkan tenaga kesehatan dari sumber Fakultas yang bersangkutan untuk dilakukan akredensial. Untuk menetapkan sub akredensial untuk kemudian diberikan surat penugasan dari komite medik melalui persetujuan kepala rumah sakit yang bersangkutan.

Garis besar yang terjadi untuk Manfaat JK nasianal berdasarkan UU SJSN Pasal 22. Yang menempatkan sistem yang memeliki pelayanan promotif, preventid, kuratif, dan rehabilitatif. Untuk jaringan peleayanan Rumah sakit hukumnya wajib. Jumlah dokter bedah di Indonesia kurang lebih 3000 orang.  Masih memerlukan banyak dokter bedah di Indonesia. Jika menghitung banyaknya yang perlu menempati kota-kota di Indonesia. Pembinaan tentang fasilitas di bawahnya.

Untuk sistem pembiayaan untuk mengendalikan biaya kesehatan, untuk mendiring pelayanan kesehatan tetap bermutu sesuai standar. Untuk masalah tarif dan penyesuaian yang sesuai dengan tingkat kesulitan dan resiko yang dihadapi dari petugas kesehatan termasuk dokter.

Peningkatan SDM Ahli Bedah Umum
Menjaga mutu pendidikan kedokteran bedah umum dilakukan oleh kolegium bedah umum. Instiusi bedah umum, melalui kolegium yang kuat membuat jaringan yang kuat dan solid. Untuk praktek yang mengenai SIP disesuaikan dengan dinas kesehatan.
Kunsantri Nurrobbbi, dr. M.HI 
Dapat direvisi kemudian 
Maret 2013

0 Komentar Anda: